Mengharapkan untuk menjadi yang terbaik ternyata begitu sullit, rasanya sudah demikian keras aku berusaha untuk bisa menjadi seseorang yang terbaik di mata orang terkasihku namun semakin aku berusaha semakin kecil kemungkinan untuk menjadi seperti itu.
Dalam hidup , adalah suatu hal yang akan sangat menyenangkan ketika bisa melakukan sesuatu yang sangat berguna atau sesuatu yang dapat menyenangkan bagi orang terkasih, namun apa yang aku lakukan padanya sungguh bukan apa apa seperti yang telah dia lakukan untukku..! aku begitu banyak menyusahkan.. bahkan mungkin sedikit menjengkelkan….. barangkali itu yang sekarang ada di pikirannya, apakah dia menyesal telah menemaniku menikmati hari hari bersama, karena kekeras kepalaanku, atau kemanjaanku, atau karena kecrewetanku.? sungguh kadang aku sangat egois hingga tak pernah memberinya kesempatan untuk mengungkapkan , seperti apa keinginannya terhadapku.
Hingga tahun yang ke sekian dari kebersamaan kami kadang ada beberapa hal yang ku pahami tentengnya, tentang pandangannya, tentang kecemburuanya, tentang hal hal kecil menurutku dan besar menurutnya, dan apa iya itu demi rasa sayangnya untukku atausekedar egonya juga sebagai laki laki yang tak pernah mau mengakui bahwa si hawa juga pantas punya pendapat.. punya pandangan, punya cita-cita, bahwa si hawa juga berhak berekspresi!
Tetapi apa iya juga apa yang ada dalam pikranku tentang semua itu bisa di benarkan ? bisa mendapat pengakuan… kadang kadang aku binggung juga , padahal keinginanku sederhana saja yaitu bisa menjadi yang terbaik di matanya.. di mata Allah, mengingat semuanyaakau butuh teman…. bicara…
mamanyalintang berkata,
Maret 21, 2010 @ 7:24 am
makasih banyak maskannya, wahhh belajar2 sendiri agak binggung juga nii