Dalam hidup yang sudah ku lalui selian angka hingga pada anggak dengan kepala 4 serasa apa yang ada dalam hatiku masih terasa sangat menggebu dalam menanggapi segala sesuatu yang nampak di depan mata atau yang terasa bergetar dalam jiwa yang jauh tersembunyi,apakah ini normal atau tidak kadang aku bertanya juga dalam sebuah perenungan singkat ketika apa yang menggebu itu sempat membuat seseorang merasa terusik , atau tersentil harga dirinya. Namun yang jelas tak terbesit sedikitpun apa yang ku mau itu sengaja untuk membuat seseorang tersinggung , semua yang ku mau sebenarnya hanya karena aku tak tahan sekali lagi sama sekali tak tahan melihat apa yang di depan mata tidak sesuai dengan apa yang seharusnya, hal hal kecil yang bagi orang lain bukan merupakan masalah , bagiku bisa menjadi hal yang ku rasa sangat besar jika sudah menyangkut kesengsaraan atau setidaknya hal yang membuat orang susah makin menjadi susah. tetapi kadang tindakanku , kemauanku justru makin menyusahkan , tapi tentu saja bukan untuk orang yang susah tersebut namun justru berbalik ke padaku , bukan susah yang sama sebenarnya tetapi lebih opad tingkat sakit hati. lucu juga bukankan apa yang ku mau sudah ku dapatkan, melihat orang yang susah sedikit bisa tersenyum ,namun kalau di pikir sakit hatiku adalah apa yang ku pilih selebihnya adalah tetap karena ada orang yang tidak punya nurani yang ku temui dan menggunakan kekuasaan atau rejeki dari tuhan hanya untuk dirinya sendiri. Aku harap siapapun yangmembaca ini tidak binggung atau berkomentar banyak , apapun.. iiyang ini adalah mauku.. Ok/