Bulan

Melingkar bulan dalam tabir , menungguku mencium wangi malam dengan harapan

Ketika aku mulai Berani lagi menyebut NamaMu dengan bibir bergetar..

 serasa bulan semaklin kecil meringkuk dalam pelukan bintang bintang… 

Aku yang selalu mengadu ketika terjatuh…. menangis ketika teriris…… adakah bulan itu juga tahu, atau juga begitu……

Bulan itu.. masih tetap milikmu… sama , seperti aku yang juga selalu jadi milikmu…

Hingga nanti… Ketika bulan tak sudi lagi meringkuk , pun tetap akan jadi milikMu

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.